BENGKULU--BnewS: Keberadaan obyek wisata Danau Dendam Tak Sudah
di Kelurahan Dusun Besar, Kota Bengkulu terancam punah karena terdesak
perkembangan perumahan penduduk di sekitarnya.
Lokasi danau seluas satu kilometer persegi tersebut di dalam Cagar
Alam Dusun Besar (CADB), namun terancam hilang akibat hutan sekitarnya
beralih fungsi menjadi perumahan, kata Ketua Yayasan Lembak Usman Yasin,
Rabu (14/3).
Ia mengatakan, ancaman kepunahan salah satu danau air tawar di Kota
Bengkulu itu muncul akibat penataan ruang yang tak ramah lingkungan, di
samping perumahan penduduk yang menjamur di sekitarnya.
Danau itu akan kering menjadi daratan akibat sumber mata airnya habis oleh perkembangan yang tidak terkendali.
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, endapan lumpur di Danau Dendam mencapai empat meter.
Di kawasan itu, berdiri ribuan rumah, juga di daerah resapan air.
Padahal keberadaan Danau Dendam itu, sangat penting bagi ketersediaan
air tawar di Kota Bengkulu dan menjadi habitat anggrek jenis vanda
Hookraina dan tanaman langka lainnya.
Di tempat terpisah, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
Bengkulu Amon Zamora mengatakan, meskipun kawasan resapan air sudah
berubah fungsi menjadi perumahan masyarakat, namun masih ada sisa hutan
untuk melindungi air danau tersebut.
Cagar Alam Dusun Besar (CADB) Kota Bengkulu luas awalnya sekitar 577
hektare, namun dirambah warga dan dijadikan kebun kelapa sawit sisanya
tinggal 30 persen.
"Kami merencanakan akan menuurunkan tim terpadu untuk mengusir
perambah di wilayah itu yang jumlahnya mencapai 70 kepala keluarga
(KK)," katanya. (Ant/Ol-3)Sumber: Media Indonesia
Yayasan Lembak adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang dibangun atas dasar keinginan memperjuangkan Hak-hak adat masyarakat Suku Lembak, didirikan pada tahun 1999. Terimakasih.
______________________________________________________________________________
Minggu, 25 Maret 2012
Postingan Populer
-
Pengantar Tulisan ini adalah terjemahan dari naskah berbahasa Melayu yang telah di tulis dan di dibukukan oleh R.H.M Ilyas dalam huruf Arab,...
-
(Photo adalah Kantong Semar yang ditemui di Danau Dendam Tak Sudah) Tanaman ini termasuk dalam Genus Nepenthes (Kantong semar, bahasa Inggri...
-
Pakai Adat Pengantin Suku Lembak Bengkulu photo by usman yasin Suku Lembak adalah salah satu suku asli yang ada di Kota Bengkulu. Dala...
-
UU No. 11 Tahun 1974 Tentang Pengairan Pasal 1. Ayat 5 "Pengairan"adalah suatu bidang pembinaan atas air, dan atau sum...
-
Photo by usman yasin BUNGA RAFFLESIA Rafflesia Arnoldii adalah salah satu jenis flora unik Indonesia yang dinobatkan sebagai "puspa lan...
-
PENDAHULUAN Latar Belakang Masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam Suku bangsa dimana setiap Suku memiliki kebudayaan yang ber...
-
Selasa, 30/12/2008 15:42 WIB Gubernur Bengkulu Diimbau Kembalikan Uang Korupsi Dispenda Rp 27,3 M Novia Chandra Dewi - detikNews Jakarta - G...
-
SUKU LEMBAK KOTA BENGKULU & SEKITARNYA Ir. Usman Yasin, M.Si. ( Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu) Masyarakat Indonesia yang terdi...
-
Sebagai mana halnya suku bangsa lain, maka tujuan perkawinan bagi Suku Lembak dapat dibagi menjadi dua kelompok: Tujuan Biologis Untuk melan...
-
Kemiringan Sumbu Bumi dan Posisi Bumi - Matahari Selama Setahun Agroklimatologi (Klimatologi Pertanian) adalah kajian tentang hubungan antar...







0 $type={blogger}:
Posting Komentar