Bengkulu (ANTARA
News) - Warga Kelurahan Dusun Besar, Kota Bengkulu, mengkhawatirkan
tanggul bendungan "Danau Dendam Tak Sudah" terancam jebol, akibat
dilalui truk angkutan batu bara.
"Setiap kali truk berkapasitas
besar itu lewat terasa sekali getarannya bahkan beberapa bagian badan
jalan sudah retak-retak," kata seorang warga, Baharudin, di Bengkulu,
Senin.
Ia mengatakan, usai Lebaran ini, angkutan truk batu bara itu lewat
pada siang dan malam hari, padahal jalur angkutan batu bara sudah
ditentukan melewati Kembangseri-Air Sebakul.
TERBARU !!
OTT Bupati Rejang Lebong dan Staf: Rapuhnya Integritas Kekuasaan Di Daerah
Oleh : Ir. Usman Yasin, M.Si (Dosen Agroteknologi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu) OTT KPK: Bupati Rejang Lebong dan Staf Operasi Tan...
Laman Yayasan Lembak Bengkulu
DAUR HIDUP dari lahir hingga meninggal dunia
Daur Hidup Suku Lembak Bengkulu. Buku ini menggambarkan bagaimana sebenarnya 'adat istiadat yang terdapat dalam masyarakat Lembak serta beberapa variasinya antara suatu wilayah dengan wilayah lain, yang terjadi sejalan dengan perkembangan zaman dengan adanya pengaruh modernisasi sehinggga apa yang ada dalam masyarakat sekarang ini.
Lokakarya Penyusunan Kamus Bahasa Lembak - Bahasa Indonesia
8/27/2012
Bendungan Danau Dendam dikhawatirkan terancam jebol
Senin, 27 Agustus 2012
Langganan:
Komentar (Atom)
Rumah Budaya Lembak
REKONSTRUKSI RUMAH TUE (RUMAH ADAT LEMBAK)
